Rupa-Rupa Makna Hidangan Imlek Bagian 2

Craftoflove.id –  Catering Pernikahan Jakarta. Sementara buah delima ikut disajikan karena bentuk buahnya yang bersekutu sebagai simbol kumpulan kebahagiaan yang menyatu. Semangka juga disajikan meskipun berwarna hijau gelap sehingga melambang kekelaman. Namun saat dipecahkan, buah merahnya menyiratkan kebahagiaan. “Makanya buah ini juga kerap ada saat suasana berduka seperti kematian. Namun sebelum dimakamkan, semangka dipecahkan hingga muncul kebahagian atau lambang mengakhiri duka,” imbuhnya.

Baca juga : rebornmind.org

Namun sebagian buah pun pantang disajikan karena dianggap memiliki makna kurang baik. Misalnya durian karena memiliki duri yang tajam, hingga salak yang jika diplesetkan dari nama buahnya menjadi kata “salah”. Buah lainnya yang pantang digunakan adalah anggur karena “menganggur” sangat tidak diharapkan dalam doa menyambut tahun yang baru.

Baca juga : revogayahidup.com

Hidangan Utama Saat Imlek

Jumlah hidangan utama umumnya tak ditentukan secara resmi. Selain berdasarkan kemampuan setiap keluarga, lanjut Mas Dani, jumlahnya juga ditentukan hidangan kesukaan leluhur. Jika menurut bahan dasarnya, tofu merupakan makanan wajib saat Imlek. Asal kata “dofu” yang dibaca tofu berasal dari kata “To” yang berarti banyak, sementara “fu” berarti rejeki atau hoki. “Sehingga tahun depan diharapkan banyak keberuntungan atau hoki,” jelasnya.

Sayuran hijau yang disajikan dengan akarnya juga disukai. Sayur dari kata “jay” (dibaca: cay), bermakna harta. Biasanya disajikan dengan cara diseduh air panas saja juga cukup. Simbol “yu” atau ikan memiliki makna “lebih”. Biasanya di Indonesia menggunakan ikan bandeng yang digoreng, dimasak kecap seperti pindang, atau tim. Ikan ini disajikan utuh, dan biasanya didiamkan semalaman sebelum disantap.

“Maknanya agar rejeki tidak pernah habis, dan akan ada terus hingga keesokan harinya,” imbuhnya lagi. Hidangan khas Imlek juga mewakili 3 sifat dari langit, bumi, dan lautan. Istilahnya disebut samseng atau san ying. Hidangan langit dari burung biasanya bisa diganti dengan unggas seperti ayam yang dikukus atau tim. Lalu dari daratan ada daging babi, dan dari laut ada ikan. Jika tak ada ikan, juga bisa diganti cumi. Hidangan para leluhur juga bisa disajikan. Misalnya sajian bakso goreng berbahan daging babi yang berbentuk bulat melambangkan keutuhan keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *