Hala Ronaldo

Real Madrid masih was-was ketika Sergio Ramos menceploskan gol kedua. Agregat 3-0 untuk tim tamu yang dijamu Bayern Munchen saat semi final Piala Champions, akhir April silam belum cukup jadi pertanda untuk sebuah kemenangan. Sementara tekanan Bayern sesungguhnya lebih ganas, 69 : 31 persen. Bayangkan! Tim Bavaria Juga menembak bola lebih banyak enam kali ketimbang el Real. Bahkan enam kali pula lebih unggul atas tembakan pojok yang biasanya berbuah gol.

Baca juga : Gambar Keren

Namun, Ronaldo lah yang membuat keniscayaan kemenangan. Skor 3-0 seolah telah menyelesaikan pertandingan hidup-mati itu. Satu gol lagi dari CR7 kemudian membubarkan semua mimpi Bayern. Sebelum bertanding, Ronaldo sempat menulis di Twitter, “I owe you a Champions League f nal and I won’t fail you. Thank you all #CR7- Lovers!” Hutang kepada fans itu terbayar sudah. El Real masuk f nal, Ronaldo bermain baik. Ronaldo bukan saja tipe seorang pemain bola hebat, ia adalah superstar. Sebagai bintang ia juga tahu bahwa kontak antara dirinya dengan fans adalah mutlak.

Komunikasi itu –walaupun sebatas melalui Twittertapi pemain bergaji 21 juta euro itu kerap akrab menyapa. Umpamanya, betapa fans itu sangat memberi suntik semangat, maka ia bilang jika ia bisa merasakan gairah dan cinta para pendukungnya. Maka, siapapun disebut demikian oleh sang bintang pasti berbunga dan berbangga. Ia bukan seorang politikus yang kerap bikin janji gombal, maka ketika menulis dan di-publish, tidak berupa sebuah statement mimpi, namun sebuah kesadaran bahwa janji adalah hutang. Lalu ia buktikan di lapangan.

Tinggal kita semua lihat bagaimana ia bermain dan hasilnya. Sangat mudah bagi Ronaldo untuk membuktikan diri. Fans dan siapapun bisa menonton. Jika kebetulan jelek, ia rela dihujat. Jika bagus, ia pantas dipuji. Semuanya terbuka dan demokratis di Twitter. Secara tidak langsung, fans Ronaldo adalah pula penggemar Real Madrid. Klab ini mendapat keuntungan atas bintangnya. Dan, Ronaldo tak segan untuk memompa dengan selalu menambahkan hastag #HalaMadrid. Sampai ia perlu pula berbagai bahwa fans Madrid juga termasuk perempuan cantik dan sexy, bahkan seorang Jennifer Lopez. Dua sisi, tokoh dan organisasi yang saling dukung ini membuktikan betapa “dialog” itu terbangun, menciptakan “percakapan” dengan awam. Tidak ada follower yang segan apalagi takut selagi kedua sisi ini saling mengisi dan tanggap membalas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *